Darma Tuladi's Blog

April 22, 2010

Pembelajaran 1 : Setting Cisco Router ( konfigurasi sederhana )

Filed under: Information Technology,Router — darmatuladi @ 1:49 pm
Tags: , , , , , ,

Mumpung lagi hangat ngebahas tentang cisco router pada post sebelumnya : pengenalan router , saat ini saya ingin menambahkan cara setting network sederhana menggunakan cisco router. Sebelum berlanjut pada tahap setting men-setting ada baiknya saya tambahkan 1 lagi pengetahuan atau informasi yang berkaitan dengan setting network di cisco router. Sub bab ini belum ditambahkan pada posting saya sebelumnya. Isi dan konfigurasi yang saya muat di posting kali ini saya dapat dari blog tetangga. Semoga artikel ini dapat bermanfaat buat rekan-rekan semua. Salam

ROUTING

Routing adalah proses dimana suatu router memforward paket ke jaringan yang dituju. Suatu router membuat keputusan berdasarkan IP address yang dituju oleh paket. Semua router menggunakan IP address tujuan untuk mengirim paket. Agar keputusan routing tersebut benar, router harus belajar bagaimana untuk mencapai tujuan. (lengkapnya)

Routing dibagi menjadi 2 tipe, routing  static dan routing  dinamic.
Perbedaan antara static dan dinamic :

1. Static routing

dikonfigurasi secara manual. Routing tabelnya diset manual dan disimpan dalam router. Tidak ada informasi sharing diantara sesama router. Hal ini mengakibatkan keterbatasan yang jelas karena ia tidak dapat secara otomatis menentukan route terbaik; ia selalu menggunakan rute yang sama yang kemungkinan bukan rute terbaik. Jika route berubah, static router harus diupdate secara manual. Karena static router menyediakan control penuh pada routing tabelnya, ia lebih aman dibanding dynamic router.

2. Dynamic routing

mampu membuat routing tabelnya sendiri dengan berbicara ke sesama router. Untuk melakukannya ia menemukan route dan route alternatif yang berada pada network. Dynamic router bisa membuat keputusan pada route yang mana sebuah paket mencapai tujuan. Umumnya ia mengirimkan paket ke route yang paling efisien; salah satu yang menghasilkan jumlah hop lebih sedikit. Bagaimanapun, jika route macet,dynamic route dapat mengirimkan paket ke route alternatif.

Pada kesempatan ini kita coba untuk yang static routing.berikut cara men-setting router seperti gambar di atas:
Router1 :

Press Enter to Start

Router>
Router>ena
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#hostname Router1
Router1(config)#int s0
Router1(config-if)#ip addr 202.123.40.21 255.255.255.252
Router1(config-if)#clock rate 9600
Router(config-if)#no shut
%LINK-3-UPDOWN: Interface Serial0, changed state to up
Router1(config-if)#ex
%LINK-3-UPDOWN: Interface Serial0, changed state to down
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial0, changed state to down
Router1(config)#int e0
Router1(config-if)#ip addr 192.168.1.1 255.255.255.0
Router1(config-if)#no shut
%LINK-3-UPDOWN: Interface Ethernet0, changed state to up
%LINK-3-UPDOWN: Interface Serial0, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial0, changed state to up
Router1(config-if)#ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 202.123.40.21
Router1(config)#end
Route1r#wr mem
Building configuration…
[OK]

Router2:

Press Enter to Start

Router>ena
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#hostname Router2
Router2(config)#int s0
Router2(config-if)#ip addr 202.123.40.22 255.255.255.252
Router2(config-if)#no shut
%LINK-3-UPDOWN: Interface Serial0, changed state to up
Router2(config-if)#ex
Router2(config)#int e0
Router2(config-if)#ip addr 192.168.2.1 255.255.255.0
Router2(config-if)#no shut
%LINK-3-UPDOWN: Interface Ethernet0, changed state to up
Router2(config-if)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 202.123.40.22
Router2(config)#end
Router2#wr mem
Building configuration…
[OK]

PC Client01 :

ip addr 192.168.1.2
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.1.1

PC Client02 :

ip addr 192.168.2.2
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.2.1

Setelah settingan diatas dibuat, kemudian test ping dari PC Client01 ke PC Client02 dan sebaliknya!jika muncul reply berarti konfigurasi sukses, namun kalau belum bisa, coba sekali lagi. :)

About these ads

2 Comments »

  1. […] lainnya. Dari posting saya sebelumnya jg ada mengenai pengetahuan tentang router dan cara setting router secara sederhana. Semoga bermanfaat Leave a […]

    Pingback by VLAN « Darma Tuladi's Blog — July 14, 2010 @ 9:43 am | Reply

  2. bang ..
    mohon bantuan ..
    ane kan mu coba ni tutorial nya.
    tapi kok pas d comand “Router1(config)#int s0″ ga bisa ya ???
    malah yang muncul “Invalid input detected at ‘^’ marker.”..

    ane pake paket tracer 5.0 bang..
    apa ada sarat yang ane longkap ??

    mohon pencerahannya bang..

    atao kirim aje k ploph.guitaris@gmail.com biar langsung bang..

    thx b4.. =)

    Comment by ploph — August 30, 2010 @ 9:51 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Rubric Theme. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: